Kerja Sama
JOB Tomori Gelar Kuliah Umum Bersama Universitas Muhammadiyah Luwuk: Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat
Universitas Muhammadiyah Luwuk bekerja sama dengan JOB Tomori menggelar Kuliah Umum yang mengangkat tema pemberdayaan masyarakat dalam mendukung Ketahanan Pangan. Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Universitas, Dosen, Mahasiswa, Kepala Desa dan Sekdes Sumber Harjo, serta perwakilan dari JOB Tomori.
Dalam sambutannya, Session Head JOB Tomori, Ruru Rudianto Age Sartoko menyampaikan apresiasi atas kesempatan kedua kalinya untuk hadir di kampus Unismuh Luwuk. Menurutnya, apa yang dilakukan JOB Tomori di lapangan, khususnya terkait pembangunan pertanian dan ketahanan pangan, perlu dibagikan dan didiskusikan bersama dengan pihak kampus dan masyarakat.
“Persoalan ketahanan pangan bukan hanya isu lokal, tetapi sudah menyeluruh di Indonesia. Dari berbagai permasalahan, kita perlu mencari solusi bersama, salah satunya melalui konsorsium dengan JOB Tomori. Harapannya, hasil diskusi ini bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Ruru.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Luwuk, Dr. Sutrisno K. Djawa, S.E,.M.M mengucapkan selamat datang kepada jajaran JOB Tomori dan menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arah Kemendikbudristek yang menekankan pentingnya kampus memberi dampak langsung kepada masyarakat.
“Apa yang dipaparkan JOB Tomori sangat relevan, terutama dalam memperkuat pertanian dan ketahanan pangan. Isu ini bukan hanya nasional, tetapi juga global, sebagaimana tercantum dalam Sustainable Development Goals (SDGs) 2015–2030 yang menekankan pengentasan kemiskinan dan kelaparan, kelestarian lingkungan, ekonomi inklusif, serta kemitraan,” jelas Rektor.
Rektor juga menambahkan, kerja sama antara kampus dengan JOB Tomori diharapkan dapat berkelanjutan (sustainable) dan menjadi kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya.
Kuliah umum ini menjadi ruang kolaborasi strategis antara dunia industri, akademisi, dan masyarakat dalam mencari solusi atas persoalan pertanian dan ketahanan pangan, sekaligus memperkuat visi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Banggai dan Indonesia pada umumnya.
Kembali ke Kegiatan
Dalam sambutannya, Session Head JOB Tomori, Ruru Rudianto Age Sartoko menyampaikan apresiasi atas kesempatan kedua kalinya untuk hadir di kampus Unismuh Luwuk. Menurutnya, apa yang dilakukan JOB Tomori di lapangan, khususnya terkait pembangunan pertanian dan ketahanan pangan, perlu dibagikan dan didiskusikan bersama dengan pihak kampus dan masyarakat.
“Persoalan ketahanan pangan bukan hanya isu lokal, tetapi sudah menyeluruh di Indonesia. Dari berbagai permasalahan, kita perlu mencari solusi bersama, salah satunya melalui konsorsium dengan JOB Tomori. Harapannya, hasil diskusi ini bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Ruru.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Luwuk, Dr. Sutrisno K. Djawa, S.E,.M.M mengucapkan selamat datang kepada jajaran JOB Tomori dan menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arah Kemendikbudristek yang menekankan pentingnya kampus memberi dampak langsung kepada masyarakat.
“Apa yang dipaparkan JOB Tomori sangat relevan, terutama dalam memperkuat pertanian dan ketahanan pangan. Isu ini bukan hanya nasional, tetapi juga global, sebagaimana tercantum dalam Sustainable Development Goals (SDGs) 2015–2030 yang menekankan pengentasan kemiskinan dan kelaparan, kelestarian lingkungan, ekonomi inklusif, serta kemitraan,” jelas Rektor.
Rektor juga menambahkan, kerja sama antara kampus dengan JOB Tomori diharapkan dapat berkelanjutan (sustainable) dan menjadi kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya.
Kuliah umum ini menjadi ruang kolaborasi strategis antara dunia industri, akademisi, dan masyarakat dalam mencari solusi atas persoalan pertanian dan ketahanan pangan, sekaligus memperkuat visi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Banggai dan Indonesia pada umumnya.